Tuesday, November 15, 2016

Nothing last forever

Ada orang yang bilang "temen itu harus lebih diutamain daripada pacar, karena pacar bisa putus tapi temen selamanya"

Well let me tell you something, pacar emang bisa putus, tapi kalo pacar kemudian jadi pasangan hidup bakal beda lagi ceritanya. Emang kalo temen juga gabisa ribut sob? Bisalah. Di dunia ini ga ada yang abadi jadi gabisa kita ngejudge yang pacaran bakal putus yang temenan bakal selamanya.

Dan inget bukan temen-temen kamu yang nantinya bakal nemenin kamu seumur hidup, bukan temen-temen kamu yang nantinya bakal berjuang mengais rezeki demi bisa menghidupi keluarga, bukan temen-temen kamu yang nantinya bakal ngerawat anak-anak kamu, bukan temen-temen kamu yang nantinya bakal ngurusin kamu ketika kamu sakit atau udah gabisa apa-apa, dan bukan temen kamu juga yang selalu mendoakan kamu di setiap solatnya.

So, perlakuan seseorang sebagaimana mestinya. Jangan berlebihan tapi jangan juga seenaknya.

Wednesday, August 31, 2016

Ada kalanya aku ingin marah sesuka hatiku tanpa harus dipertanyakan  kelogisannya.

Ada kalanya aku hanya ingin jadi pribadi yang egois dan sekitarku bisa memahaminya seperti aku selalu memahami mereka.

Apa daya, aku tak pernah bisa.

Saturday, June 18, 2016

Ketika pukul 1 pagi.
Jam dinding mengisyaratkanku untuk segera bergegas ke alam mimpi. Tapi aku masih belum ingin memejamkan mata ini. Antara keinginan yang belum ada atau karena pikiran yang menggangguku malam ini. Aku rindu rumah. Rindu keluargaku. Aku pikir aku akan baik-baik saja berbulan-bulan tidak pernah menginjakkan kaki di rumah. Ya, hampir 1 semester aku tak pulang. Kesibukan dan jadwal yang tidak memungkinkanku pulang sudah membuatku tertahan di kota ini lebih lama dari biasanya. Aku menangis malam ini. Entah karena aku begitu emosional menghadapi kondisi kesehatanku yang sedang tidak baik menjelang sidang hasil atau karena aku terlalu sedih menghadapi ini sendirian tanpa keluargaku. Aku ingin berpuasa di rumah. Ingin menyantap sahur bersama keluargaku yang selalu terburu-buru makan karena persiapan yang mepet imsak. Aku ingin meneriaki adikku yang susah sekali bangun meski alarm terus menerus berbunyi. Aku ingin bertengkar dengan kakakku soal siapa yang harus cuci piring hari itu. Dan berbagai hal yang menjadi ciri khas keluargaku di setiap bulan suci ini.
Menjelang pukul 2 pagi.
Aku berdoa kepada Tuhan, untuk memudahkanku menyelesaikan tugas yang masih harus kuselesaikan di kota ini agar aku dapat segera pulang dan berkumpul bersama keluargaku lagi. Aamiin :)

Thursday, March 10, 2016

gerhana

Gerhana matahari total.
Fenomena alam yang lagi hits banget akhir2 ini. Katanya sih gerhana ini hanya muncul dalam 300 tahunan. Banyak yang bersuka cita akan euforia gerhana. Tapi kalo saya malah takut. Entah kenapa setiap ada fenomena alam yang aneh, saya langsung merinding dan terbayang akan tanda-tanda kiamat. Mungkin karena iman belum kuat-kuat amat jadinya malah takut hehe. Tapi ternyata Rasulullahpun takut akan datangnya gerhana. Jadi mungkin wajar kalo sayapun takut. 
Gerhana terjadi karena matahari dan bulan segaris sehingga cahaya matahari tertutupi. Entah kenapa melihat fenomena ini sayapun teringat akan sesuatu.
Matahari selalu menyinari bumi. Karena matahari, segala aktivitas di bumi ini dapat terjadi. Coba kalo ga ada matahari, ga kebayang mau jadi apa kan bumi ini? Bisa hancur seketika. Tapi matahari ga egois. Dia sadar kalau dia bersinar terang terus dia akan menyakiti orang-orang karena panasnya yang menyengat. Jadi muncul malam ketika bulan yang gantian menyinari bumi. Tapi cahaya bulanpun sebetulnya refleksi dari matahari. Walaupun orang-orang merasa bulan lebih cantik dan lebih membuat nyaman dibanding matahari.
Ketika matahari tertutup bulan atau yang kita sebut gerhana, orang-orang berbondong-bondong penasaran bahkan ada yang bersuka cita karenanya. Padahal kejadian ini hanya sesaat. Kalau dibiarkan berlangsung lebih lama, akan muncul musibah yang jauh lebih besar. Tidak yakin orang-orang tersebut akan tetap bersuka cita. Malah mungkin akan langsung berlari ketakutan. 
Dengan adanya gerhana, kita akan lebih mensyukuri adanya matahari. Cahayanya jauh akan lebih kita syukuri. Padahal matahari selalu menyinari kita setiap harinya. 
Ini. Kadang seseorang tidak bersyukur dengan apa yang selalu ada dan selalu mencari hal baru atau langka. Hanya sekejap saja ketika cahayanya tertutupi, langsung tidak dihiraukan lagi. Padahal ketika sesuatu yang selalu ada tersebut tidak kembali lagi, tanpa dia sadari iapun akan ikut mati. Oleh karena itu, bersyukurlah akan apa yang selalu ada dan kita miliki. Karena kita tidak pernah tau kapan ia memutuskan untuk tidak kembali.


Saturday, February 27, 2016

dear future husband

Kepada calon suamiku,

Hai kamu yang masih dirahasiakan Allah namun mudah-mudahan sudah mulai bisa kuketahui siapa orangnya (aamiiin) ini aku calon istrimu kelak.

Aku bukan wanita yang paling baik agamanya. Aku masih sering lalai dan masih butuh banyak belajar. Jangan segan-segan menegurku dan mengajakku ke jalan kebaikan. Tuntun aku selalu untuk bisa menjadi istri yang sholehah. Agar nantinya kita dapat berkumpul kembali di surga 

Aku bukan wanita yang cantik. Aku tidak gemar menggunakan make up. Hanya sekedar lipstick saja untuk mencerahkan wajahku. 
Aku tidak selalu mengikuti model baju terbaru tapi aku takkan membuatmu malu dengan pakaianku yang tidak matching atau tidak layak digunakan karena sedari kecil ibuku selalu mengajariku untuk berpakaian rapi.

Aku yakin kau sudah tahu profesiku sebagai dokter. Maaf, aku tidak akan melepaskan profesiku ini. Bukan karena ego atau kebanggaanku. Hal ini semata-mata karena aku ingin menambah pundi-pundi amalku selama di dunia dengan membantu sesama. Tapi aku berjanji aku takkan menelantarkanmu maupun anak kita nanti. Aku rela menunda studi spesialisku sampai anak kita masuk sekolah. Supaya pada masa keemasannya aku dapat menjadi ibu sepenuhnya bukan hanya sekedar ibu biologisnya. Aku rela hanya praktik di satu tempat asalkan akhir pekanku dapat kusediakan untuk kalian. Aku rela memasak pagi-pagi meskipun aku baru menyelesaikan operasi supaya kalian dapat selalu merasakan masakanku minimal satu kali sehari. Akupun rela menunda tidurku demi memeriksa PR anak kita atau sekedar menunggumu pulang kerja.

Aku memang bukan orang yang sabar. Kadang emosiku dapat muncul dan mungkin akan membuatmu kesal. Kadang kecemburuanku mungkin menyebalkan. Tapi cobalah untuk mengerti dan tidak terpancing karenanya. Peluk aku seerat mungkin ketika aku mulai tidak bisa menahan emosiku. Karena kuyakin hanya pelukanmu yang dapat menenangkanku.

Calon suamiku, 
Semoga kita dapat segera dipersatukan. Meskipun awal kehidupan kita mungkin berat, aku tidak keberatan untuk merintis bersamamu sejak awal. Dan ketika nantinya kita sudah memiliki kehidupan yang lebih baik, janganlah kamu tenggelam dalam kesenangan. Jangan lupa padaku yang telah berjuang bersamamu sejak awal. 

Yakinlah akan satu hal, Aku mencintaimu. Hari ini, esok dan seterusnya.