Have you ever feel insecure? Perasaan tidak aman. Perasaan takut sesuatu bisa berubah dengan cepat. Perasaan takut kehilangan sesuatu dan lainnnya.
Dalam suatu hubungan sometimes kita ngerasa insecure. Insecure sesuatu yang udah kita bina dari awal, kita jaga rapat2 supaya jauh dari masalah tiba2 terkena masalah besar dan segala penjagaan tersebut sia2 begitu kehancurannya tiba. Insecure juga suatu saat bukan masalah yang menghancurkan, tapi perasaan kita yang berubah. Dan ketika perasaan berubah sekuat apapun mempertahankan kemungkinan akan lepas juga.
Apakah perasaan insecure ini baik? Baik buruknya tergantung bagaimana kita menyikapi. Ketika kita terlarut dalam perasaan insecure, kita akan berubah menjadi lebih posesif. Kita curiga setiap saat bahkan cenderung untuk selalu negative thinking. Kita menjadi tidak percaya diri. Kita jadi lebih sering mempertanyakan apakah kita baik2 saja. Apakah kita masih cukup baik untuknya. Apakah perasaan kita masih sama. Dan sikap tersebut justru membawa kita semakin dekat ke apa yang kita takutkan sebelumnya yaitu perubahan dan perpisahan.
Tapi ketika kita terlalu mengabaikan, kadang kita ga sadar sesuatu yang kita jalani sebetulnya memang sudah 'rusak' dan kita terlalu terlambat untuk memperbaiki segalanya. Sehingga pada akhirnya berujung sama.
Apakah saya pernah insecure? Setiap haripun saya insecure. Hal2 yang saya tulis tadi semuanya pernah terbersit di pikiran saya. Kadang sayapun gabisa mengendalikannya. Kadang saya harus struggling sama pikiran saya sendiri untuk menghentikan perasaan insecure tersebut.
Lalu harus bagaimana? Boleh insecure. Cukup supaya kita selalu waspada. Tapi jangan berlebihan. Jangan juga sama sekali tidak.
Apakah mudah diterapkan? Ga sama sekali. Sulit bahkan. Kadang kita terlalu terlarut. Tapi lebih baik tersadar kalau kita sudah terlarut dan segera memperbaikinya ketimbang terus menerus terlarut dan akhirnya ga ada lagi yang bisa terselamatkan.
No comments:
Post a Comment